FIRST – Let Me Know

letmeknow-arinyessyTitle : Let Me Know

Author : peach eka

Genre : angst, romance

Length: chapter

Cast : Kang Hee Joo (oc) | Kim Han Bin

Other  cast : Member iKON

Disclaimer :

Author note’s:

Summary : Ketika pertemuan di masa lalu adalah kesalahan, apakah pertemuan di masa depan juga kesalahan?

 

 

mencintai seseorang, jangan berikan seluruh hatimu padanya, milikilah hatimu sebagian kecil hanya untuk dirimu sendiri”.

^^^

Studio

Pukul sudah menunjukkan pukul 02:00 KST,hanbin masih saja sibuk dengan aransemen lagunya. Tanpa makan, tidur apalagi, sekedar mengobrol dengan Heejoo saja sudah tak mungkin. Hanbin benar-benar orang yg serius sekali apabila sudah menyangkut pekerjaannya apalagi membuat lagu.

“Bin-na istirahatlah sebentar, bukankah sudah terlalu lama kamu mengerjakan ini. Nanti kau bisa jatuh sakit kalau terus melanjutkannya.” Heejoo mengingatkan Hanbin. Namun tak ada respon dari hanbin sedikitpun.

 

Heejoo terpaksa meraih tangan Hanbin agar dia menoleh ke arah Heejoo saat berbicara. “Kim Han Bin”  “ooh” jawab Hanbin singkat. “ayo kita istirahat” “memang sudah pukul berapa sekarang? “ tanya Hanbin. “Pukul 02:24” “ooo mianhae Heejoo-a aku tak menyadarinya, kau pasti terlalu lama menungguku yaa?” “tak apa, ayo kita pulang” Heejoo tersenyum “tapi bisakah kita disini sampai aku menyelesaikan lagu ini saja” pinta Hanbin. “apa kau tidak lelah” tanya Heejoo. “anni, ku mohon” ucap Hanbin.

 

“baiklah, tapi kau harus berjanji satu hal” pimta Heejoo. “ne,mwo ?” jawab Hanbin. “tidurlah dulu, baru nanti dilanjutkan lagi” pinta Heejoo “ aahh hanya itu,baiklah. Tapi kau hrs menemaniku tidur” pinta Hanbin balik. “ne ???” Heejoo kaget dengan jawaban hanbin. “hanya menemani saja” jawab hanbin tersenyum. “oke, uri namja” jawab Heejoo tersenyum, Hanbin pun membalas senyum Heejoo.

 

 

 

Hanbin POV

Kau tahu Heejoo aku benar-benar jatuh hati padamu, aku selalu bersyukur karna tuhan telah mempertemukanku denganmu. Kau adalah orang yang sangat spesial untukku. Aku selalu berdoa agar kau selalu berada di sisiku.

Hanbin POV end

 

^^^

Pukul sudah menunjukkan 17.38, Heejoo sedang berada di daerah Dongdaemun untuk membeli bahan keperluan tugas kuliahnya.

Mungkin sudah seluruh toko di singgahi oleh Heejoo. Ketika Heejoo sibuk membenarkan posisi belanjaannya, tiba tiba ada seseorang yg mengambil barang bawaan Heejoo dengan paksa.

 

“Hyaaa” Heejoo reflek berteriak. Matanya tertuju pada seseorang, Senyum pun terukir dibibir merah Heejoo. ”kajja” ajak Han bin.

“darimana kau tahu aku ada disini ?” “hatiku” goda Hanbin “uhh dasar” “benar kau tak percaya??” goda Hanbin lagi. “hatimu mengirim sinyal padaku “Hanbin-a tolong aku’ Hanbin memperagakan orang yang sedang membutuhkan pertolongan dengan gaya yang lucu.

”seperti itulah kau memintanya, dan tentu saja aku langsung pergi menemuimu” jelas Hanbin, Heejoo yang melihat tingkah Hanbin hanya mampu tertawa.

Mereka berjalan menuju halte bus, tak berapa lama bus tujuan mereka tiba. Hanbin dengan segera mengetag tempat duduk untuk Heejoo, hanbin menyuruh Heejoo duduk.

 

Heejoo dan hanbin saling melempar senyum. Namun tiba tiba ada seorang halmeoni yang naik dari halte yang sama dengan mereka. Heejoo segera berdiri dan mempersilahkan halmeoni itu duduk. “gomawo Agassi” “cheonmaneyeo halmeoni” jawab Heejoo dengan senyuman.

Hanbin tersenyum kagum pada Heejoo. Namun sebelum Heejoo siap berpegangan tiba–tiba bus yang mereka tumpangi mengerem mendadak.

 

Heejoo hampir terjatuh kalau tak ada tangan Hanbin yang menahan bahunya. “ckckck” Hanbin pun hanya mengeleng-gelengkan kepalanya sambil menatap Heejoo.

Halte demi halte terlewati dan akhirnya mereka mendapatkan tempat duduk. Heejoo yang sedang memandangi suasana malam kota Seoul pun terkaget dengan sesuatu yang tiba-tiba jatuh ke atas bahunya. Heejoo pun menoleh dan mendapati Hanbin yang sudah tertidur lelap dipundaknya.

 

Hampir satu jam perjalanan, Heejoo segera membangunkan hanbin karena . “”Hanbin-a” Heejoo megelus lembut pipi Hanbin.”euuhg” “kita sudah sampai”. Hanbin meregangkan badannya.

Sesampainya, Hanbin dengan segera merebahkan dirinya dibangku yang tersedia di depan rumah atap Heejoo. Peluh keringat pun mengalir cukup deras disisi kepala hanbin. Heejoo sibuk memasukkan barang belanjaannya kedalam rumah. Heejoo pun berdiri di dekat pagar sambil mengambil nafas dalam-dalam.

 

”ahhh segar sekali udara malam ini” Heejoo agak sedikit berteriak. Ketika Heejoo memejamkan matanya menikmati udara dimusim gugur tahun ini tiba-tiba ada sesuatu yang melingkar di pinggangnya dan mendekapnya hangat.

“wae?” tanya Heejoo yang heran dengan tingka Hanbin “tak ada apa-apa” “sudah seharian aku berkeliling, aku sangat berkeringat” “anni, aroma  inilah yang membuat aku terhipnotis” goda Hanbin. ”kau ini hanya membual saja” balas Heejoo.

 

“kau pikir aku membual? Eoh?” Hanbin pun membalikkan badan Heejoo menghadap ke arahnya. Wajah mereka benar-benar sangat dekat sampai-sampai nafas yang mereka hembuskan pun bisa mereka rasakan satu sama lain. “Gomawo” Heejoo meberikan kecupan singkat di pipi Hanbin karena sudah membantunya.

Hanbin yang tak merasa puas pun membalasnya dengan kecupan di bibir merah Heejoo. “eoh” Heejoo sontak terkaget. Heejoo tidak dapat marah dengan perlakuan Hanbin pun hanya dapat tersenyum.

^^^

Karena sama-sama sibuk mereka jarang bisa bertemu, tapi bukan berarti mereka tak saling memberikan kabar. Seperti orang pacaran biasa mereka sering saling mengirim chat.

Minggu kedua di bulan Oktober mereka pergi berkencan, mereka menghabiskan waktu dengan jalan-jalan, makan dan menonton. Waktu berlalu begitu cepat, jam sudah menunjukkan pukul 22.15 KST.

 

Ketika mereka sedang berjalan di pinggir sungai Han tiba tiba ada yang memanggil Heejoo dari kejauhan. Mereka pun menoleh dan sama-sama mencari arah sumber suara itu. Dan terlihat sesosok namja dengan gayanya yang casual namun modis menghampiri Heejoo dan Hanbin.

 

“Heejoo-a apa yang kau lakukan disini?” Tanya pria itu “eoh sunbae, aku sedang jalan-jalan saja” jawab Heejoo tersenyum ramah. “dugu” Hanbin berbisik padaku. “eoh sunbae ini namchinku dan Hanbin-a ini sunbae ku di kampus” jelas Heejoo. “anyeong” jawab sunbae itu dengan ramah. “anyeonghaseyeo” Hanbin membalas dengan nada yang sedikit malas.

“Heejoo-a apa aku bisa bicara padamu sebentar” “baiklah sunbae” “Hanbin-a mian, kau bisa kah menungguku ?” pinta Heejoo pada Hanbin. “eoh, geurae” Hanbin menjawab dengan nada dingin. Setelah selesai berbicara dengan sunbaenya Heejoo segera menghampiri hanbin yang sudah menunggunya.

 

“Hanbin-a maaf apa kau lama menungguku ?” panggil Heejoo menghampiri Hanbin yang duduk di pinggir jalan sungai Han. “sudah?” Tanya hanbin ketus dengan mukanya yang jutek. “eoh” jawab heejoo, namun Hanbin pergi berlalu meninggalkan Heejoo begitu saja. “Hanbin-a” namun tak ada respon dari Hanbin “ KIM HAN BIN” panggil Heejoo setengah berteriak karena jarak yang cukup jauh dari Hanbin.

Ketika Heejoo dapat mengejar langkah Hanbin, “aku tak suka kalau kau berlama-lama dengan laki laki lain dan tersenyum pada mereka” ucap Hanbin dengan nada yang sedikit tinggi. Hanbin pun kembali meninggalkan heejoo, namun tiba tiba Hanbin mendengar Heejoo berteriak “aahhkk” Hanbin yang mendengar itu pun reflex dan langsung menoleh ke arah Heejoo menampakkan muka yang terkejut.

 

-TBC

 

 

 

Iklan

Give Your Comment ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s