#4-Hold Me Tight

Hold Me tight jpeg

Hold Me Tight – 4

Rahay™Kim –

Byun Baekhyun|Park Ae Ri| Song Yun Hyeong-

Chapter-

Jackson Wang|Kim Da Hyun

PG-15

AU-Dark|Married-Life|Romance|Sad|Slice of Life

The Inspiration from one track from BTS -In The Mood of Love pt.1 (Hold me Tight). All storyline and the plot just my own.

No-Copas – No- reblog – No Plagiarism!! -Not For who siders – RCL Juseyoo~^^

|In the Summary|

 

“Kau, Park Ae Ri ‘kan?”

#Prolog |#1|#2|#3| #4 (now)

*H o l d me T i g h t*

 

Baekhyun masih merasa sedikit kesal soal pesan Jackson yang dibacanya tadi pagi. “Seenaknya saja memberikan nomor Ae Ri keorang yang Ae Ri tak kenal.”

Baekhyun menghentakkan kakinya kesal, tak terasa ia sudah dilantai dasar sekarang. Ia melirik lift yang ditumpangi Ae Ri. Ya, hanya ada satu -satunya lift diapartemen itu.

Pintu lift tak juga terbuka . Baekhyun mengernyit dan berpikir.

“Aah, pasti dia sudah turun lebih dulu. Karena Ae Ri naik lift. Cha! Byun Baekhyun! kau sudah telat.”

Baekhyun segera pergi dari gedung apartemennya.

#H o l d Me T i g h t#

“Ae Ri -ssi?”

Merasa dipanggil namanya Ae Ri menoleh kesumber suara, yang tak lain dan yang tak bukan adalah pria yang bersama dengannya sejak ia masuk lift tadi.

“Kau Park Ae Ri-ssi ‘kan?” Pria itu menunjuk Ae Ri dengan telunjuknya.

“Kau tak mengingatku?”

Ting!

Pintu lift terbuka lagi dilantai 4. Seorang kurir paket masuk kedalam lift. Setelah itu, lift kembali berjalan dan berhenti tiba-tiba antara lantai 3 ke 2. Lift sedikit berguncang membuat Ae Ri hilang keseimbangan dan hampir saja terjatuh. Namun, tubuhnya ditahan oleh pria yang menyapanya tadi.

“Gwaenchanhayeo?”

Ae Ri mengangguk pelan dan masih memandangi lelaki yang menyapanya sekaligus menolongnya. “Nde.. Gamsahamnida. Keunde, dangsineun nuguseyo?” (Ya,terimakasih.Tapi, kau siapa?”)

“Maaf atas ketidak nyamanan anda semua, lift akan berjalan setelah 5 menit lagi. Harap bersabar.”

*Anggap saja kurir paket sibuk untuk menghubungi operator lift ya reader

Ae Ri terdiam sejenak, hanya mengamati wajah tampan lelaki itu. Sementara itu, lampu lift tiba-tiba mati membuat Ae Ri berteriak dan lift yang kembali berguncang. Lift kembali berjalan dan lampu kembali menyala, Ae Ri sudah terduduk dilantai lift. Lelaki itu mengulurkan tangannya untuk membantu Ae Ri berdiri.

“Gwaenchanayeo?”tanya kurir paket itu begitu juga dengan lelaki yang baru menolongnya tadi. Ae Ri gelagapan dan segera berdiri sendiri. “Nde.Gamsahamnida.”

Ae Ri membungkukkan badannya.Mukanya menjadi memerah, entah karena panas, malu atau rasa lainnya.

Ting!

Ae Ri langsung keluar begitu pintu lift terbuka.Ia berjalan sedikit cepat, karena merasa diikuti. Seseorang menahannya, membuat Ae Ri bergidik ngeri. “Ae Ri -ya.. kau kenapa?” tanya orang itu.

Eo!?Eoh, ternyata kau Jin Hwan sunbae.Ku kira siapa.Mau kemana?”

Lelaki itu terkekeh. “Mau kekampus, mau pergi bersama?”

“Darimana Sunbae tahu aku mau kekampus?”

“Yah,aku dipanggil Rektor untuk kekampus.”

“T-tapi kan, kau itu sudah lulus bukan?”

Jin Hwan menyengir dan menggaruk kepalanya.”Mengurus acara kampus untuk penerimaan Mahasiswa baru mungkin saja?”

Jin Hwan membuka pintu mobilnya dan masuk kebangku pengemudi. Ia membuka jendela penumpang samping kemudi menundukkan kepalanya kearah Ae Ri.

“Mau bareng tidak?” tawar Jin Hwan lagi sambil nyengir lebar. Ae Ri gelagapan dan melihat lelaki di lift tadi berdiri diantara pertokoan yang masih baru buka.Daripada kejadian yang tak diinginkan terjadi, lebih baik ia pergi bersama dengan Jin Hwan. Selain aman dan selamat sampe tujuan, hemat uang juga ‘kan.

“B-baiklah. Aku ikut, Jin Hwan Sunbae.”

Ae Ri masuk dan duduk dibangku belakang. Jin hwan melirik Ae Ri dari kaca spion. Sedangkan ia mulai menginjak pedal gas dan mobil melaju pelan. “Hey, memang aku supirmu apa?duduklah didepan.”cibir Jin Hwan masih melirik Ae Ri dari kaca spion.

“Tidak ah, sunbae. Baekhyun tidak mengijinkan aku duduk dibangku depan dimobil orang lain, itu tidak sopan katanya. Lagipula, Ye Ji sunbae akan marah nanti.”

Jin Hwan hanya tertawa geli begitu nama seorang gadis bernama Ye Ji disebut -sebut.Faktanya memang Ye Ji tipe pencemburu dan protektif.

“Ya begitulah. Tak apa sih, jika mau kau begitu.”

#H o l d Me T i g h t#

“Terimakasih tumpangannya, Jin Hwan Sunbae.” Ae Ri sudah keluar dari mobil begitu juga dengan JinHwan. “Sama-sama.”

Merekapun berpisah karena Jin hwan harus keruang Rektor kampus dan Ae Ri harus menemui Seung Wan untuk meminta gadis itu menemani dirinya bertemu dengan Kepala Dosen jurusan mereka.

Ae Ri memutar pandangannya kesekeliling kampus. Suasana kampus sangat ia rindukan setelah ia mengambil cuti beberapa bulan lalu untuk melahirkan Joo Eun.

Ae Ri memasuki sebuah gedung bertuliskan ‘Fakultas Sastra’

Baru beberapa ruang kelas yang ia lewati banyak beberapa orang yang menyapanya. “Hai, Ae ri!” sapa seorang mahasiswa perempuan begitu juga dengan mahasiswa laki yang menyapa Ae Ri.

Ae Ri memang selalu populer entah itu bangku sekolah menengah pertama, menengah atas bahkan sampai ia diperkuliahan dan menjadi seorang bartender di Club tempat Jackson berkerja gadis itu selalu populer.

Tiba-tiba seseorang merangkul Ae Ri. “Eonnie! Oraemaniya! Bagaimana pernikahanmu dengan Baekhyun Oppa?” tanya seorang gadis dengan senyuman lebarnya. Ia menanyakan banyak hal pada Ae Ri.

“Yah baik kok. Aku merindukanmu, Ye Ri -ah. Cham! dimana Seung Wan?”

“Wah! benar kau rindu padaku?Seung Wan Sunbae ada dikelas Pak Jung sepertinya.”

Ae Ri tersenyum dan mengangguk mengerti, kembali berjalan menuju kelasnya. “Begitu ya?”

“…Jam segini sih, udah usai sepertinya.Coba saja Eonnie kesana.Aku masih ada kelas, aku duluan ne.”lanjut Ye Ri dan segera pergi menaiki tangga dikoridor pertama.

Ae Ri berdiri diambang pintu, benar seperti kata Ye Ri tadi kelas Pak Jung sudah selesai. Beberapa orang lain yang duduk dibelakang Seung Wan berbisik dan menunjuk keambang pintu.

Mata Seung Wan melebar dan segera berdiri

Ya!! Park Ae Ri!!!!!” teriak Seung Wan histeris dan berlarian dan menghamburkan tubuhnya dipelukkan Ae Ri. “Bogoshipo Jeongmal!!!”

Seung Wan memeluk Ae Ri dan mencium pipi kanan dan kiri gadis itu. Ae Ri hanya tertawa

“Segitu rindunya kau padaku?Apa sudah lama sekali ketika aku masuk terakhir kali?”

Seung Wan menanggapi pertanyaan Ae Ri dengan anggukkan antusias. “Sudah lima bulan lalu tahu!”

Dan segera merangkul Ae Ri, mengajak gadis itu kesuatu tempat dimana mereka sering menghabiskan waktu untuk berbincang bersama.

#H o l d Me T i g h t#

Ae Ri keluar dari ruang kepala Dosen setelah sebelumnya memang tujuannya kekampus adalah menemui kepala Dosen. Tapi, ia malah berbincang -bincang dulu dengan Seung Wan jadi lebih memakan waktu banyak dari yang ia manage diawal.

“Apa kata Kepala Dosen?”

“Yah, karena waktu cutiku sudah hampir berakhir dan saat aku cuti aku hampir menyelesaikan skripsiku yaa jadinya ketika aku masuk nanti aku harus sudah menyerahkan bahan skripsinya. Jika tidak, aku akan ulang setahun lagi. Aku tidak mau mengulang dan jika itu terjadi pasti akan membebani Baekhyun.”

Seung Wan mengerucutkan bibirnya dan mengangguk pelan. “Maaf sekali tak bisa menjenguk Joo Eun sekarang.Tapi, jika ada waktu pasti akan datang bersama..-

Ae Ri mengerutkan keningnya. “Bersama siapa?Ani, jangan bilang kau sudah..”

“Ya, dengan lelaki aneh yang suka dengan falsafah aneh tentang sains, Kim Jong Dae.Uh! aku benci padanya.” potong Seung Wan disela pembicaraan Ae Ri.

Ae Ri menyilangkan tangannya didada. “Benci begitu juga kau menyukainya. Sudah ya, aku pergi dulu, mau langsung pergi kerumah sakit.” ujar Ae Ri ketika mereka berada diluar gedung fakultas sastra.

“Ae Ri -ssi!” panggil seseorang dan melambaikan tangannya dan berdiri didepan mobil.

Seung Wan menoleh kearah Ae Ri. Ae Ri hanya melongo bingung karena itu lelaki yang tadi bertemu dilift seapartementnya.

Lelaki itu menghampiri Ae Ri dan Seung Wan yang sedang berdiri memaku ditempatnya.

“Dia siapa, Ae Ri?Sangat tampan.” Seung Wan menyikut lengan Ae Ri membuat Ae Ri tersadar dari lamunannya.

“Ya Tuhan! Jangan bilang kau tidak ingat juga sampai sekarang?”

Ae Ri masih berpikir kemudian ia membuka mulutnya lebar dan menepuk tangannya sekali.

“Kau!”

‘Hey! Park Ae Ri! Jangan bilang dia ini selingkuhanmu.’ bisik Seung Wan asal. Membuat Ae Ri melotot menatap Seung Wan sebal.

“Jaga mulutmu!”

Ae Ri menoyor kepala Seung Wan membuat lelaki itu terkekeh pelan. “Cham! Aku ingat sekarang, chingu -ya~

“Kau mau kuantar pulang?” tanya lelaki itu. ‘Ya..siapa lelaki itu?’ bisik Seung Wan lagi.

“Oh tidak usah, kenalkan ini temanku Son Seung wan.”

“Benarkah? anyeonghaseo, Song Yun Hyeong -imnida.Aku selingkuhannya Ae Ri.”

“Mwo?!!!!!!!” Seung wan terkejut bukan main.Matanya hampir keluar. Sedangkan, Yun Hyeong tertawa keras. “Ppong!Bercanda, Seung Wan -ssi.Kalau gitu, aku antar kau kerumah sakit saja.”

“T-tapi.. Yun Hyeong -ssi.

“Tak ada tapi-tapian.” potong Yun Hyeong dan segera menarik Ae Ri masuk kedalam mobilnya.

“Hati-hati, Ae Ri-ya. Jangan lupa kau sudah punya Baekhyun dan Joo Eun!!” teriak Seung Wan.

Ae Ri hanya tersenyum kecil dan memasang seatbeltnya. “Aku duluan, Seung Wan-ah.” Seung Wan melambaikan tangannya.“Eoh..”

Seung Wan bergumam sendiri setelah Ae Ri pergi.

“Wah!Semoga hal yang kupikirkan tentang lelaki itu tak benar.”

“Seung Wan -ssi!” panggil seseorang. Seung Wan menoleh kesumber suara. Matanya melotot kaget melihat seseorang yang memanggilnya.

To Be Continued*

hohohoh gimanatuh si seung wan ampe melotot kaget gitu ngeliat orang yang manggil namanya hihihi

rcl juseyooooooo dan aku berterimakasih yang udh mau baca ff ini smpe part ini 🙂 konflik akan bertambah terus seiring bertambahnya chapter !

SEE YOU

Iklan

2 thoughts on “#4-Hold Me Tight

Give Your Comment ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s