[Drabble] Spill (BABO!)

babo

Spill (Babo!) ||RahayKim||Kim Jong In (Kai of EXO) And Kim Joon Myeon (Suho of EXO) || Fluff //Friendship//Brothership||Drabble (608w)||PG-15||It’s own my plot||Inspirasi yang selalu aneh dan datang   tiba –tiba kadang yang bikin gemes gimana gituh||Cr: RahayKim edit abal^^

Summary

“Kai itu hanya tidak tahu, cara memegang gelas dengan benar.”

OooooooO

Kai menyedekapkan kedua tangannya didada, berharap dengan begitu dingin yang menusuk tulang rusuk akan berkurang, ia tidak ingin musim dingin kali ini harus hancur seperti tahun lalu lantaran ia sakit demam dan dirawat dirumah sakit serta mendapat Suntikkan IV karena ia tetap harus menjalankan Jadwalnya bersama EXO.

“Tidak lagi disuntik IV tahun ini, sudah cukup tahun kemarin saja.” gumamnya sendirian seraya mengetuk sepatunya ke aspal bersalju.

Ia berdiri dipinggir jalan begini bukan untuk mengetes popularitasnya, ia pun tahu kalau ia sudah terkenal, memang Kai agak pede untuk soal jumlah Fans. Toh, buktinya, daritadi tak jarang para orang yang lewat memotret dirinya ataupun menunjuk dirinya sambil agak tak percaya.

“Ya,Ya yang disini memang Kai nya EXO.”ujar Kai melambaikan tangannya pada beberapa fans diseberang sana. Kembali lagi pada topik sebelumnya, ia disini diluar dingin-dinginan begini bukan tanpa sebab melainkan ia baru saja merampungkan pemotretan majalah disalah satu studio terkenal di Gangnam dan sekarang menunggu jemputannya datang, siapa kiranya yang menjemput Kai hari ini? Manajer? Ehm, mungkin saja seperti itu.

Sebuah mobil sport putih berhenti didepannya, jendela penumpang terbuka, seseorang melongok  keluar dan sedikit menurunkan kacamatanya. Kai menyengir lebar dan segera masuk kedalam mobil.

“Eo!ternyata kau yang menjemputku, Suho Hyung.” pekik Kai seraya memasang Seat belt, mobilpun mulai melaju dan Suho segera menaikkan kacamatanya kembali.

“Tentu saja,Bodoh! Menjemput satu orang sepertimu dengan Van besar itu? Kau pikir, jalanan tidak macet apa?bersyukurlah karena aku mau menjemputmu.” imbuh Suho masih konsen dengan menyetirnya. Ia mentautkan senyuman miring membuat Kai menggelengkan kepala.

“Penyakit pamermu kambuh lagi apa, Hyung?” ledek Kai dan dengan segera ia mendapat toyoran dan makian dari Suho ya walau hanya sebatas bercanda.

“Hyung, berhenti di Cafe sebelum dorm ya?Aku haus sekali.” kata Kai dan menunjuk sebuah cafe empat gedung sebelum Dorm mereka.

“Ya baiklah, kali ini bayarkan aku?Call, tak ada penolakkan!” ujar Suho seraya menjetikkan jarinya dan menepikan mobilnya tepat didepan cafe itu.

Aissh, Hyung ini tau saja aku baru dapat bonus.”gumam Kai dan turun dari mobil sedangkan Suho hanya terkekeh mendengar ocehan Kai.

“Pastikan bawa semuanya dengan benar, jangan sampai tumpah.” teriak Suho dari mobil.

Kai menoleh dan Suho kembali bersuara “Belikan juga untuk yang lain, jangan pelit.” ledek Suho dengan wajah meledek dan Kai hanya masuk kedalam Cafe dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal, yaa memang untuk soal uang   Kai agak pelit, sama dengan Sehun.

®Spill (Babo)®

Kai kembali dengan 12 gelas kopi berbagai rasa dan segera masuk kedalam mobil sedangkan ia masih mengigit satu gelas dibibirnya berisi Espresso panas yang asapnya masih mengepul.

“Aigoo, anak itu ada-ada saja. Sebentar lagi juga jatuh dan tumpah kemudian mengenai..” Suho sudah tertawa geli dimobil membayangkan jika gelas Espresso yang digigit oleh Kai tumpah dan mengenai bagian bawahnya.

“Ada apa, Hyung? Kau gila ya, tertawa sendiri?” tanya Kai yang sudah masuk kedalam mobil. Suho mendehem dan Kai sudah duduk disamping Suho, ia pun kembali melajukan mobilnya, hanya saja Kai belum siap dan

‘”Awwww!!! panas sekali, aduh!! Hyung kau itu bagaimana?Apa kau tidak tau Espresso ini panas sekali?'”

teriak Kai   dan Suho hanya terkekeh dan memberikan serbet miliknya. “Maaf, Maaf. Lagi juga, kau saja yang tak tahu cara memegang gelas kopi dengan benar.” kekeh Suho dan kembali melanjutkan menyetirnya karena mereka sudah berada diarea Apartemen dimana dorm mereka berada.

“Padahalkan Espresso itu untukmu, Hyung. Yang ini hanya untuk aku dan member lain dan manajer Hyung.” ujar Kai sambil menyungutkan bibirnya.

“Mwo?” Suho sangat terkejut mendengar jawaban dari Kai.

Dan Kai hanya tertawa begitu keras melihat ekspresi Suho yang sangat lucu menurutnya.

“Aku yang tidak benar memegang gelas kopinya, jadi hyung yang tidak dapat kopinya.” kekeh Kai masih tertawa.

“Diamlah, bodoh.” kata Suho sambil   cemberut.

END

Iklan

Give Your Comment ~

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s